Menjual Busana Muslim Berkualitas, Kerudung dan Gamis LINE : @amilyhijab BBM : 540E4C3C

Senin, 30 November 2015



GADIS CANTIK MENJADI IMAM MASJID, MASYA ALLAH
 
Sebagai gadis muda bersinar pesonanya, Yonghua  Zheng justru melilih jalan unik sebagai imam mesjid.
Dimanakah anda shalat saat berkunjung ketiongkok ? apabila takdir mengantarkan  anda ke propinsi Henan, tepatnya di kota Qinyang, sempatkanlah sempatkanlah menjadi makmum dari seorang imam shalat perempuan. Ini memang masih tergolong kejadian langka di Indonesia. Imam masjid dijalankan oleh seorang perempuan memang masih dianggap aneh. Namun Yonghua Zheng bukan saja menjalankan tradisi yang sudah berabad-abad berlangsung, tapi juga mengemban amanah yang berat sebagai pembimbing  umat dinegara  komunis.
Jangan kaget melihat seorang gadis jelita berkulit putih dan mata sipit menjadi imam shalat berjamaah. Dia berdiri anggun di barisan paling depan, dibelakangnya jemaah dengan khusyuk mengikutinya.  Kesibukan Zheng makin padat di bulan Ramadhan, ibadah makin meningkat di Mesjid Tuanjielu.
Tapi, Yonghua Zheng bukan sosok yang asing lagi bagi komunitas muslimdi kota Qinyang. Masyarakat sangat menghormati dan juga menyayanginya. Gadis cantik itu makin dimuliakan setelah mengemban posisi imam masjid. Ya, tak salah lagi !  gadis itu adalah imam mesjid yang memimpin langsung shalat berjamaah. Jika di Indonesia kita hanya mengenal imam mesjidnya selalu laki-laki, di wilayah itu imam masjid malah perempuan.
Yonghua Zheng berasal dari keluarga yang  bersahaja. Kesederhanaan telah menjadi bagian pendidikan yang diajarkan orangtuanya. Ayah maupun ibunya tergolong muslim yang taat, dan tetap istikharah dengan amalan islam sekalipun hidup di Negara yang pemerintahannya komunitas. Ayah, ibu maupun sanak keluarga mendukung keputusan Zheng menjadi imam mesjid. Sebagai bekal menjalankan amanah, orang tuanya mengajarkan keceriaan dalam segala suasana.
Bukan ! tampilannya Zheng bukan dikarenakan tidak adalagi laki-laki yangb sanggup menjadi imam shalat, bukan pula disebabkan terjadi penyimpangan dalam amalan agama. Melainkan, mesjid Tuanjielu memang dikhususkan bagi  jemaah perempuan, tidak aka ditemukan laki-lakiikut shalat disana. Di mesjid Tuanjielu, semuanya diurus, dikerjakan dan dikelola serta dinimati oleh jemaah perempuan. Imam perempuan hanya untuk jemaah perempuan saja.
Uniknya, imam perempuan di mesjid khusu perempuan ini merupakan warisan tradisi muslim China yang telah  berabad-abad. Dinasti Qing sejak  abad ke – 18 yang diyakini mengagas tradisi yang amat manfaat bagi muslimah China sampai dewasa ini.
Yonghua Zheng adalah generasi baru dalam tradisi imam perempuan. Sekalipun ia menjadi imam shalat. Meminpin doa bahkan mengajar, tetap saja ada pengecualian. Yonghua Zheng dan kaum muslimah dilarang mnegikuti upacara pemakaman. Zheng boleh saja menjadi imam semua jenis shalat dimesjid perempuan. Tetapi tidak sebagai imam semua jenis shalat jenajah yang tampaknya masih menjadi jatah laki-laki.
Kini diperkirakan jumlah penganut islam di Tiongkok mencapai 20 juta jiwa. Memang angka yang kecil dibandingkan miliaran penduduk Tiongkok. Muslim tersebar di daerah Xinjiang , Ningxia, Gansu, Qinghai,  dan Henan.  Pemerintah tiongkok belum bisa diacungi dua jempol atas sikap mereka terhadap muslim. Dinegara komunis yang tentara demikian berkuasa, kaum muslimin nyaris tak berkutik. Bahkan di Xingjiang, banyak muslimin yang terbunuh jiwanya, dirampas buminya dan berangus peradabannya.
Tersedianya mesjid perempuan  tentunya memberikan ruang lebih aman. Tidak semua perempuan tentunya memberikan ruang lebih aman. Itdak semua perempuan muslimah yang merasa nyaman bercamppur dengan laki-laki dalam satu masjid. Berbagai fitnah pun dapat , muncul yang dapat mengurangi semangat beragama. Dengan tresedianya tersedianya mesjid khusus perempuan, akan lebih banyak lagi yang berjamaah.
Dan tak kalah menakjubkan,  mesjid khusus perempuan membuat kiprah muslimah menjadi lebih leluasa. Menjadi perempuan bukan hanya membutuhkan imam perempuan, tetapi juga seorang perempuan yang menjadireferensi keagamaan. Makanya keberadaan Yonghua Zheng bak oasis ditengah padang pasir. Dia bukan hanya imam sholat, tetapi juga imam dalah menata kehidupan yang islami bagi jemaah perempuan. Yonghua Zheng harus mampu menjawab berbagai persoalan umat yang tentunya membutuhkan jawaban yang berdalil kuat. Dari seorang imam Shalat, Yinghua Zheng  bertransformasi sebagai model  kepribadian yang islami yang berwawasan  luas serta kemampuan leadership yang bagus.
Sekiranya tidak ada mesjid  khusus perempuan belum tentu muncul tokoh muda muslimah semacam Yonghua  Zheng. Dan tuntutan yang demikian berat, Yonghua Zheng makin rajin belajar ilmu-ilmu agama. Degan kepribadian yang riang, Yonghua  Zheng tampil percaya diri menjadi pemimpin saat salat dan didalam kehidupan sehari-hari. Apalagi banyak jemaahnya yang merupakan ibu-ibu yang usianya jauh lebih tua. Zheng harus pandai-pandai dalam mengelola mereka.
Yonghua Zheng memiliki sikap keterbukaan yang bagus. Dia bahkan tak sungkan mengekspos ayah-ibunya yang tampil dengan busana rumahan saja. Sikap terbuka yang membuat jemaah kian dekat dan akrab. Layaknya seorang gadis, Zheng juga menjaga penampilan.  Ia tak mau tampil kotor, kusam atau memualkan. Dia menyiapkan pakain terbaik sebelum memimpin Shalat berjamaah. Zheng benar-benar menampilkan islam yang cinta kebersihan. Bukan hanya dirinya, ia beserta jamaah menjaga mesjid dengan kebersihan dan tampil menarik. Sehingga jamaah mesjid betah lama-lama di sana.
Serunya dengan tersedianya mesjid perempuan ini, segenap msulimah kan terpacu meningkatkan kualitas dirinya dalam menejeman  pengelolaan masjid secara professional. Ini tentunya sangat baik dalam membentuk kepribadian unggulan  muslimah sejati.  Di pundak Zheng, kini terpikul amanah mempertahankan panji-panji islam di negeri Tirai Bambu.
Sumber : majalah paras
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Menjual Busana Muslim Berkualitas, Kerudung dan Gamis
Kontak kami di: 
BBM: 74CFC176
LINE: @amilyhijab ( 
http://line.me/ti/p/%40lr9134c )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar